Minggu, 29 November 2015

Sebungkus Nasi Membawa Kebahagiaan Orang lain 

Ristra Briliyanti Sekartaji
15.E1.0092
Dosen Pembimbing : Gregorius Daru


  1. Inilah pengalaman saya pertama kali langsung terjun ke masyarakat kecil untuk berbagi sarapan pada pagi hari walaupun hanya sebungkus nasi namun membuat mereka tersenyum bahagia dan mengucap syukur kepadanya. Mengajarkan kita untuk membuka mata kita untuk selalu bersyukur dan menerima dengan lapang dada jangan lupa untuk selalu tersenyum
Hanya dengan 15 bungkus nasi yang kita bagi menciptakan betapa berharganya makanan sederhana ini untuk mereka. Kita harus patut bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki sekarang. Mereka bisa menghargai waktu tanpa mengenal lelah usia meraka yang sudah tua. Bahka ada anak kecil yang rela membagi masa kecilnya untuk bekerja mencari uang untuk membantu biaya sekolahnya. Begitu hilangnya masa kecil mereka yang seharusnya mereka bisa menikamti masa kanak-kanaknya seperti bermain bersama teman-temannya, belajar bersama,mendapatkan kasih sayang dari orang tuannya secara baik. Tidak memikirkan beban biaya hidup karena secara fisik dan sikis belum bisa seimbang. Ada juga seorang bapak yang sudah tua berjualan dipinggir jalan. Setiap pagi sampai malam beliau berjalan kaki menelusuri daerah simpang lima demi untuk mendapatkan uang demi biaya kehidupan sehari-hari .

Dengan melihat kehidupan mereka yang berbeda-beda dan secara langsung membuat hati kita terguggah untuk menghargai apapun yang kita punya dan selalu bersyukur dengan semua yang sudah diberikan kepada Tuhan bahwa diluar sana masih banyak sekali membutuhkan bantuan uluran tangan kita. Tuhan menciptakan kita untuk saling menolong yang lemah agar mereka merasa dihargai keadaannya jangan malah menyingkirkan mereka. Kita harus bisa saling menjaga persaudaran yang baik. Saling lah tolong-menolong. Kita hidup tidak hanya sendiri namun kita juga membutuhkan orang lain. Kita merupakan makhluk sosial yang selalu bergantung dengan orang lain. Janganlah sungkan memberi bantuan untuk mereka yang membutuhkan karena dengan membantu dengan ikhlas dan tulus mampu membuat raut wajah mereka bahagia dan tidak pernah lupa berterimakasih terhadap apa yang sudah kita berikan.

Manfaat untuk diri kita melakukan kegiatan ini adalah Hati kita menjadi peka terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan uluran tangan kita.Tergugah untuk memberikan kasih sayang dan kita juga saling menghargai masyarakat kecil.Jangan memandang sebelah mata terhadap mereka, mereka lebih kuat dan tahan terhadap masalah yang ada dilingkungan mereka.Selalu bekerja keras, pantang menyerah dan prinsipnya kalau tidak kerja tidak akan ada makanan untuk dimakan. Bisa explorasi lingkungan,mengenal sesama belajar untuk saling menghargai,menolong dengan sesama tidak melihat 

Sabtu, 28 November 2015

Mari Berbagi dan Berikan Senyuman

Ristra Briliyanti Sekartaji
15.E1.0092
Dosen pembimbing : Gregorius Daru



Tuhan mengajarkan kita untuk selalu berbagi kasih dengan siapa saja baik yang mampu maupun yang tidak mampu. Mereka semua satu saudara kita harus saling mengasihi dan menghormatinya. 
Berbuat baik terhadap orang lain janganlah setengah-setengah karena dengan uluran tangan kita membuat mereka bahagia. Dengan cara yang sederhana saja kita berbagi senyum terhadap orang yang baru saja kita kenal dapat membuat mereka senang,membuat mereka nyaman. 



Ibrani 13:1-2 yang berbunyi Peliharalah kasih persaudaraan! Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang,sebab berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.


Hasil dari proses proyek kebaikan yang saya lakukan di panti asuhan membuat saya  tergugah bahwa dengan sedikit melakukan dengan hal yang sederhana dengan hati yang tulus dan ikhlas membuat orang lain merasakan kebahagian. Melihat mereka yang sudah tidak mempunyai orang tua namun mereka mampu memberikan pengalaman berharga bagi kita. Mereka mampu mencari kekosongan hatinya yang sangat merindukan kasih sayang seorang ibu dan ayah. Ini membuat kita belajar betapa berharganya orang tua kita yang selalu disamping kita.Kita juga belajar dari mereka dari berbagai perbedaan yang muncul di lingkup mereka. Namun mereka bisa menjalin persaudaran dengan baik,saling membantu,saling belajar bersama,saling memberikan kekuatan. Dengan kesederhanaan mereka mampu menebar kebahagiaan dengan sesama. Walaupun hanya dengan cara mengajarkan mereka menyanyi,bermain dan menggambar sudah membuat mereka tersenyum lepas. Merasa bahagia dihati melihat sisi senyum mereka begitu bahagianya dengan cara memberikan sedikit sentuhan kasih dan perhatian. yang paling terpenting bukan berbagi secara materi tetapi perhatian kami yang mampu menghibur hati mereka ditengah kehidupan mereka yang dipenuhi dengan konflik.